Not all writings show the writers' true feeling. It's only their ways to entertain the readers. Sincerely me

Selasa, 23 September 2014

Sepotong September

Terkisah musim kemarau panjang menghampiri.
Langit kelabu tak kunjung membasahi.
Ia duduk termenung di samping batu besar yang melindunginya dari terik sinar matahari.
'Hangat' ujarnya..
Tak peduli keringat membanjiri, ia terus mengais.
Mencari sesuatu yang membuatnya menemukan.
Lalu ia berdiri dengan tangan terlungkup di depan dada.
Dalam keheningan ia menerawang, dengan sekelebat pertimbangan alam bawah sadar.
Ia menyerah dan pergi.
Sambil berharap hujan kan datang, menghapus jejak kakinya yang meragu.