Not all writings show the writers' true feeling. It's only their ways to entertain the readers. Sincerely me

Senin, 13 Februari 2012

Hujan..

     Hujan selalu berhasil membawaku kembali pada kenangan yang telah ku kunci dalam satu peti kecil harta kenangan. Dan malam ini pun hujan sangat sukses membuat film-film pendek tersebut berloncat tak karuan dalam ingatanku. Berkemul dengan selimut tebal yang menenggelamkan tubuh. Ditemani alunan lagu “When You’re Gone,” semuanya terasa hampir sempurna. Ya, mengenang semua memori yang telah berlalu membuatku bibirku mengukir satu senyuman kecil.
     Semuanya berjalan menyenangkan sampai akhirnya playlist membawaku pada lagu yang menyentak hebat alam memori. Lagu itu mengalun dengan merdunya dan membuat suasana menjadi sangat sempurna. Sangat sempurna untuk mengenangmu. Mengenang seseorang di balik lagu tersebut.
     Semuanya tetap sama. Tetap hujan, tetap dingin, dan tetap tanpa kamu.
Tanpa harus mengeluarkan sepatah kata, sepertinya hujan tau betapa aku merindukanmu, betapa aku kehilanganmu. Hujan memelukku dengan erat, membawaku terlelap dengan lagu yang tetap sama yang terus mengalun berulang-ulang sampai akhirnya sang Mentari membelaiku lembut. Dan saat itu juga aku selalu berharap mendapatkan sebuah pesan singkat ‘selamat pagi’ darimu. Lagi.

Kamis, 09 Februari 2012

Face or Brain ?

Dalam rangka iseng yang teramat sangat dan kejenuhan yang udah membubung tinggi, sore tadi aku membuka akun facebook yang udah terbengkalai lebih dari seminggu. And i found an interesting question.

"Pilih cewek pintar atau cantik?"
Berhubung aku cewek dan kekepoan yang udah mendarah daging, aku putuskan buat mengklik post tersebut dan membaca rentetan komen lelaki-lelaki disana. And again, i found an interesting answer.

"Berhubung gue cowok yang ngeliat cewek dari penampilan fisiknya, jadi gue lebih milih cewek cantik asal bener. Gue gapapa dapet cewek cantik agak bodoh tapi bener."

Agak lucu. Gumamku.

And i post here to tell you my opinion about that QUESTION. Bukan jawaban lelaki tadi.

For me, 'pria' pintar jauh lebih menarik ketimbang rupawan tapi dongdong. Tapi disini, saya mau menekankan bahwa kepintaran seseorang TIDAK bisa diukur dari seberapa besar IPK atau nilai di sekolah. Pintar ada jenisnya toh ? Bisa dari musik, olahraga ilmu umum, dsb. Mereka punya karisma tersendiri didalamnya.

Dan saya tidak bisa membayangkan kalau saya jadian sama pria macho, atletis, keren, manis dsb tapi telmi dan ga pernah nyambung kalo diajak ngobrol ? Oh noo..

So, what will you choose ? Face or brain ? Up to you :D Every person has their own right, right ? Jejeje