Hujan selalu berhasil membawaku kembali pada kenangan yang telah ku kunci dalam satu peti kecil harta kenangan. Dan malam ini pun hujan sangat sukses membuat film-film pendek tersebut berloncat tak karuan dalam ingatanku. Berkemul dengan selimut tebal yang menenggelamkan tubuh. Ditemani alunan lagu “When You’re Gone,” semuanya terasa hampir sempurna. Ya, mengenang semua memori yang telah berlalu membuatku bibirku mengukir satu senyuman kecil.
Semuanya berjalan menyenangkan sampai akhirnya playlist membawaku pada lagu yang menyentak hebat alam memori. Lagu itu mengalun dengan merdunya dan membuat suasana menjadi sangat sempurna. Sangat sempurna untuk mengenangmu. Mengenang seseorang di balik lagu tersebut.
Semuanya tetap sama. Tetap hujan, tetap dingin, dan tetap tanpa kamu.
Tanpa harus mengeluarkan sepatah kata, sepertinya hujan tau betapa aku merindukanmu, betapa aku kehilanganmu. Hujan memelukku dengan erat, membawaku terlelap dengan lagu yang tetap sama yang terus mengalun berulang-ulang sampai akhirnya sang Mentari membelaiku lembut. Dan saat itu juga aku selalu berharap mendapatkan sebuah pesan singkat ‘selamat pagi’ darimu. Lagi.