Not all writings show the writers' true feeling. It's only their ways to entertain the readers. Sincerely me

Senin, 02 April 2012

My Dearest, Liverpool dan Liverpudlian..

Bisa dibilang musim 2011/2012 adalah salah satu musim terburuk selama aku menjadi bagian dari Liverpudlian. Bagaimana tidak, tim kesayanganku ini terus-terusan meraih hasil yang tidak begitu memuaskan, dilanda kasus rasisme, sampai cedera yang menghampiri beberapa pilar-pilar penting. Dan ke-frustasi-an ku akhirnya mencapai puncak setelah semalam Liverpool menambah catatan kekalahan 3 kali beruntun. Ditekuk 2-0 oleh Newcastle United. Lini belakang yang buruk, lini tengah yang tidak sepenuhnya menopang pemain-pemain depan, kartu merah sang Kiper, dan tetap kebuntuan dari deretan depan.

Dan sudah bisa ditebak, setelah peluit akhir pertandingan terdengar, supporter-supporter tim lain mulai berkicau ria di beberapa akun jejaring sosial. Kontras sekali dengan kicauan pahit dari teman-teman Liverpudlian. Seakan terbiasa atas 'kekalahan', mereka lebih banyak menyebarkan kata-kata bijak berlapang dada. Ketimbang harus melihat kata-kata kasar seperti pertandingan sebelumnya, aku lebih suka melihat yang kali ini.

Tapi tetap saja banyak yang masih memprotes hasil negatif tersebut. Sebut saja mereka menuntut mundurnya King Kenny, menyalahkan beberapa pemain atau malah menyatakan untuk berhenti menonton Liverpool 'sementara' waktu hingga hasil positif didapat. Well, you're not frustrated alone. Me too, remember that.

Ada rasa kecewa menyelubungi perasaanku, tapi thank God ada lebih banyak Liverpudlian berjiwa besar yang berkeliaran di luar sana. Dan salah satu quotes yang mereka cantumkan adalah
"At the end of the storm; There's a golden sky; And the sweet silver song of the lark"
Kata-kata yang dikutip dari lagu kebesaran Liverpool "You'll never walk alone" seakan menjawab semua keluh kesah Liverpudlian. Klasik memang. Berusaha mencoba menghibur diri ditengah derasnya kritikan tajam dari pihak-pihak luar. Tapi apa yang haru kita lakukan selain tetap berdiri dibelakang skuad The Reds dan mendukung mereka?

"Victory wouldn't taste so sweet if defeat didn't hurt this bad..."
Alex Ferguson saja yang didatangkan ke United pada 1986 membutuhkan waktu hingga musim 1990/91 untuk mendapatkan trophy pertamanya bersama United, Winners' Cup. Kita mendapatkan satu piala Carling Cup musim ini, walaupun orang-orang mencibir sebagai piala mickey mouse atau apalah setidaknya satu award resmi di tangan.

Sekali lagi, aku cukup kecewa dengan statement Liverpudlian yang seolah-olah sangat frustasi seorang diri. Jadi, bisakah kita tetap bersabar menunggu dan mendukung mereka? Where's a big Liverpudlians that i always see? :) YNWA