Not all writings show the writers' true feeling. It's only their ways to entertain the readers. Sincerely me

Jumat, 30 Desember 2011

10 Serba-Serbi Pertama FC Barcelona

1. Presiden Pertama
Walter Wild atau Gualteri Wild adalah seorang pesepakbola berkebangsaan Inggris yang bermain untuk FC Barcelona. Ia juga merupakan presiden pertama Barça dari tahun 1899-1901.


2. El Capita Pertama 
Joan Gamper adalah salah satu legenda besar dalam sejarah Barcelona. Beliau adalah 'the founder', pemain (capten pertama), direktur dan presiden tim (1908-09, 1910-13, 1917-19, 1921-23 dan 1924-25). Ia juga yang merekrut topscorer sepanjang masa Barça, Paulino Alcantara dan menunjuk Jack Greenwell sebagai manager. Diarmadai oleh Greenwell dan beberapa nama besar seperti Alcantara Sagibarba, Ricardo Zamora, Josep Samitier, Félix Sesúmaga dan Franz Platko, Barça berhasil mendapatkan 11 Championat de Catalunya, 6 Copa del Rey and 4 Coupe de Pyrenées pada era Gamper. Tapi hidupnya berujung tragis, dikarenakan depresi akibat masalah pribadi keuangan Gamper bunuh diri pada 30 July 1930 dan dimakamkan di Cemetery of Montjuïc.

Oleh Enric Llaudet (Presiden Barça) pada 1966 dibentuklah Joan Gamper Trophy untuk menghormati jasa-jasa Gamper. 

Trofeu Joan Gamper
A legend, Joan Gamper
3. First Team Pertama
Pada tahun 1901: Witty, Reig, Meyer, Cabot (Berdiri) Llobet, Viderkeher, Valdés (Tengah), Parsons, Steinberg, Gamper, Green i Conarre (Duduk). 


4. Lambang Pertama
Pada awalnya, club mengumumkan lambang Barcelona sebagai sebuah unjuk rasa atas identitas club dan sebuah keingingan agar diakui sebagai satu dan sama.Tahun 1910 dewan mengutuskan agar club mengadakan kompetisi untuk mendesign ulang lambang Barcelona.



5. Jersey Pertama
Pada awalnya, jersey berwarna setengah biru dan setengah claret (merah) dengan celana pendek putih. Asal usul warna 'blue-claret' konon katanya dari warna jersey FC Basel tempat Gamper bermain sebelum ke Catalonia.





6. 'Lapangan' Pertama
Selama jangka waktu kurang dari sepuluh tahun, 1899-1908, FC Barcelona menggunakan empat lokasi yang berbeda. Kesulitan mereka dalam menemukan lapangan permanen karena ketidakstabilan ekonomi dan kurang besarnya ruang terbuka pada saat kota itu mengalami ekspansi perkotaan.

1899-1900 The former cycle track grounds at Bonanova (today, Turó Park)
1900-1901 The Hotel Casanovas grounds (today, Hospital de Sant Pau)
1901-1905 Carretera d’Horta grounds
1905-1909 Carrer de Muntaner grounds 


7. Gelar Pertama
Pada 1902, Barcelona memenangkan trophy resmi pertama mereka, The Copa Macaya.
 The Copa Macaya adalah pelopor dari 'Catalan Football Championship'. Ini dimulai pada tahun 1900 oleh Alfons Macaya, presiden Hispania AC, ketika ia mengumumkan niatnya untuk menyelenggarakan kompetisi antar tim Catalan.

8.  Pertandingan Pertama
Pertandingan pertama Barça digelar di Bonanova Cycle Track melawan grup ekspatriat asal Inggris yang tinggal di Barcelona. Pertandingan berakhir dengan kemenangan ekspatriat Inggris unggul 1-0.

9. Tiket Pertama
10. Pencetak Gol Pertama
Manuel Parera Penella adalah pencetak gol pertama Barcelona di kompetisi Primera Division pada tahun 1929. Ia adalah seorang berkebangsaan Spanyol yang lahir pada 7 Oktober 1907 dan meninggal pada April 1975. Parera bermain di Barcelona selama 1920-an dan 1930-an.


Source : 
http://en.wikipedia.org/wiki/Manuel_Parera
http://en.wikipedia.org/wiki/Joan_Gamper
http://www.barcaforum.com/showthread.php/4-Fc-Barcelona-history
http://www.fcbarcelona.com/club/history
http://kabarperistiwa.wordpress.com/2010/05/03/sejarah-berdirinya-fc-barcelona/

Writter : Nabilla Putri Ganu

Correct Me If I'm Wrong

Selasa, 27 Desember 2011

15 Momen Terburuk Sepanjang Sejarah Barcelona

1. Setelah Dibentuk, Barça Hampir Lenyap Pada Tahun 1908
     Seperti yang kita ketahui, FC Barcelona didirikan oleh Joan Gamper pada tahun 1899. Pada tahun 1908 ia menjadi presiden klub. Dan sayangnya, club dalam kesulitan keuangan yang parah setelah tidak memenangkan satupun trophy sejak *Campionat de Catalunya pada 1905. Gamper melakukan terobosan, dan salah satu gerakannya untuk membawa klub ke stabilitas keuangan adalah pindah ke stadion pertama Barcelona di Camp de la Industria (14 Maret 1909). Dan dari sinilah lahir istilah “Culés”.
*Campionat de Catalunya adalah sebuah kompetisi sepak bola di Catalonia dan liga sepakbola pertama di Spanyol sebelum La Liga didirikan pada tahun 1929.
Camp de la Industria

Joan Gamper
      2. Gamper Mundur dan Stadion Ditutup Setelah Massa Mengejek Lagu Kebangsaan Pada Tahun 1925
     Barcelona telah pindah dan bermain di Les Corts Stadium yang berkapasitas 30.000 pada tahun 1920-an (Wikipedia 1922), klub dalam posisi lebih kuat dan menjadi simbol nasional Catalan berkat Joan Gamper di kemudi club.
     Namun, pada 24 Juni 1925, para fans mencemooh lagu kebangsaan sebagai pesan kepada kediktatoran Miguel Primo de Rivera.
Dalam kasus ini, anda tidak tahu bagaimana kediktatoran bekerja: Stadion ditutup selama enam bulan, dan Joan Gamper harus mengundurkan diri sebagai presiden klub, tidak pernah kembali ke posisi lagi.
Ironisnya, tanpa Gamper, klub menjadi profesional untuk pertama kalinya pada tahun 1926 dan memenangkan La Liga pertama mereka pada tahun 1929, me
nambah anggota lebih dari 20.000.

Les Corts Stadium
      3. Joan Gamper  Bunuh Diri; Wall Street Crash Mempengaruhi Club di tahun 1930-an
     
Terlibat dalam depresi berat karena krisis pribadi dan keuangan, Joan Gamper bunuh diri pada tahun 1930.
Dengan itu, Barcelona juga menderita akibat dari efek *Wall Street Crash 1929, dan ekonomi sangat tidak stabil.
     
Menambahkan penghinaan ke luka, The Second Spanish Republic, dipimpin oleh diktator Francisco Franco, membuat konflik politik menaungi kegiatan olahraga di Spanyol. Sifat pembangkang Barcelona membuat beberapa pemain berhenti bermain sepak bola dan berperang melawan militer Franco ketika Perang Saudara Spanyol dimulai pada 1936.
Dan ini adalah awal dari sejarah yang sangat suram dalam sejarah Barça 
      *The Wall Street Crash of 1929 adalah peristiwa jatuhnya bursa saham di Amerika Serikat, yang menandai dimulainya sebuah era yang disebut 'Depresi Besar'.

Francisco Franco
4. Presiden Club Josep Sunyol Dibunuh Pada 1936 
     Josep Sunyol adalah salah satu direktur FC Barcelona sejak tahun 1928. Dia juga pendiri Koran radikal La Rambla, yang secara terbuka menyerang Primo de Rivera dan Franco. Dia juga salah satu anggota yang paling terlihat dari "Acció Catalana" dan "Esquerra Republicana de Catalunya," yang merupakan gerakan politik melawan kediktatoran di Spanyol. Tahun 1935, ia menjadi lebih terlihat ketika menjadi presiden terpilih Barcelona.
     
Pada 6 Agustus 1935 ia ditangkap oleh pasukan Franco dan dieksekusi di Sierra de Guadarrama. Ia menjadi salah satu martir besar dalam sejarah Barcelona.


Josep Sunyol
Makam Josep Sunyol
      5. Kantor Club Barcelona Hancur oleh Bom; Pemain Mencari Suaka di Akhir Tahun 1930an
      Setelah kematian Josep Sunyol itu, Barcelona
melakukan tur Meksiko dan Amerika Serikat sebagai duta dari Spanish Second Republic pada tahun 1937. Tur adalah sebuah kesuksesan bagi klub secara finansial (dan politik, jelas). Namun tidak begitu banyak, karena hampir setengah tim lari dan mendapat suaka di beberapa negara dan Perancis.
      Pada
16 Maret 1938 dijatuhkan bom udara di FC Barcelona Social Club mengakibatkan lebih dari 3000 kematian, segalanya menjadi lebih buruk lagi. Kantor Club yang terkena oleh salah satu bom dan jumlah anggota yg turun tiga ribu (17 ribu kurang dari yang apa mereka dapat 10 tahun sebelumnya).

Barcelona Bombing
6. Hilangnya Identitas Bendera Catalan dan Nama Non-Spanyol Dilarang pada tahun 1940    
     Setelah Franco menduduki Catalonia, dia memutuskan untuk membatasi klub sepak bola dengan hanya menggunakan nama dalam bahasa Spanyol. Ditambahkan, ia juga melarang penggunaan "senyera", Bendera Nasional Catalonia. Oleh karena itu, FC Barcelona berubah menjadi Club de Futbol Barcelona. Lambang juga didesain ulang agar sesuai keinginan Diktator dan kehilangan Bendera Catalan di dalamnya. 
     Namun, karena mulai mematuhi keinginan Franco, klub stabil secara politik dan ekonomi. Tapitetap salah satu anti-Franco, dan Les Corts adalah salah satu dari sedikit tempat di Barcelona yang para penggemar benar-benar bisa mengekspresikan diri mereka secara bebas.
           Kebijakan olahraga, klub memenangi tiga Liga (yang mereka tidak menangkan sejak 1929, jika anda tetap menghitung), satu Piala Spanyol (Copa del Rey), dan dua Piala Eva Duarte.

Lambang FC Barcelona


7. Di Stefano Bergabung dengan Madrid Ketika Barcelona Mendominasi pada 1950-an
     Mulai tahun 1950 Barcelona mendominasi dan memenangkan gelar, sesuatu yangg klub belum pernah dapatkan sebelumnya, berkat Ladislao Kubala.
     
Pada tahun 1953, Di Stefano didatangkan untuk Barcelona, dan entah bagaimana, dia berakhir di Real Madrid sebagai gantinya.
      Rincian transfer
sangat rumit untuk dikatakan, dan ada banyak versi yang menyatakan bahwa Franco memiliki banyak hubungan dengan ia akhirnya bermain di Madrid. Meskipun sebagian besar belum terbukti, tidak sulit untuk membayangkan bagaimana itu mungkin telah dimainkan. 

Alfredo Di Stefano
      8. Barcelona Kalah di Final European Cup Melawan Benfica pada tahun 1961
     European Cup 1960/61 menjadi hal yang pahit untuk Barcelona. Mereka menjadi klub pertama yang mengalahkan Real Madrid di kompetisi dengan agregat 4-3. Namun, mereka kalah 3-2 di final dengan klub Portugal Benfica.

      9.  Barça Kalah di European Cup Melawan Steaua Bucaresti di Sevilla tahun 1986
     
Tak ada yang benar-benar bencana yang
 terjadi dari tahun 60-an sampai tahun 1986. Dan itu karena Barcelona akan kehilangan trophy Eropa yg lain Terry Venables Eropa di kemudi dan Bernd Schuster sebagai bintang utamanya. Kali ini Barça dikalah kan tim Rumania, Steaua Bucaresti dalam adu penalti di Sevilla. Barça tidak mencetak gol penalty sama sekali keluar dari empat percobaan dan Steaua berhasil mengambil 2 penalti.


10. Cruyff Gagal di Final European Cup Melawan Milan, Mundur dari Barça tahun 1996
     Lagi-lagi gagal mendapatkan European Cup. Dream team 1992 dihajar 4-0 oleh Milan di Athena yg diarmadai oleh Fabio Capello. Tapi setidaknya Cruyff telah memenangkan gelar Liga Champions pertama bagi Barcelona pada tahun 1992 (1-0 vs Sampdoria, goal by header of Ronald Koeman). 
     Akibat kekalahan tersebut, ia mulai menghitung mundur masanya di Barcelona, ditambah adanya masalah dengan Nuñez ia memutuskan untuk mundur di tahun 1996.

      
    11. Dimulainya Era Joan Gaspart Tahun 2000
     Pria ini adalah alasan mengapa masa kecil saya (penulis) sebagai penggemar Barcelona tidak begitu menyenangkan seperti yang seharusnya. Kita sudah sampai ke era Joan Gaspart yang mengerikan.
Joan Gaspart
12. Gaspart Menjual Luis Figo ke Real Madrid Tahun 2000
     Luis Figo adalah seorang idola di Camp Nou. Beberapa bulan sebelumnya, ia telah mengucapkan sumpah kesetiaannya terhadap Barcelona. Dan kemudian Gaspart menjual winger asal Portugal. Tidak semua kesalahan pada dirinya, Figo memang memiliki bagian atas transfer tersebut. Tapi tanpa Gaspart, ini tidak akan terjadi.
Luis Figo
13. Gaspart Mengelola Tim dengan Buruk; Tidak Memenangkan Satupun Gelar dari 2000-2003
     Tidak ada gelar pada tahun 2000-2003 ketika anda memiliki Rivaldo dalam tim dan mendapat uang dari trasnfer Figo. 
     Berikut beberapa pemain yang dibawa oleh Gaspart, hanya untuk tertawa: Marc Overmars, Emmanuel Petit, Dutruel, Alfonso, Gerard Lopez, Ivan de la Peña, Saviola, Rochemback, Geovanni, Christanval, Bonano, Coco, Riquelme, Sorin dan Mendieta. Ia mengundurkan diri pada tahun 2003, ketika Joan Laporta datang dengan Ronaldinho, Rijkaard dan perusahaan. 

14. Ronaldinho Mulai Malas; Rijkaard Meninggalkan Barcelona Tanpa Gelar di tahun 2007 dan 08 
     Setelah memenangkan Liga Champions 2006, Barcelona tampaknya siap untuk mendominasi selama beberapa tahun, karena mereka memiliki Ronaldinho dalam barisan. Pada tahun 2007, Dinho mulai menunjukkan tanda-tanda melambat, saat Barcelona gagal memenangkan apapun, dan pada tahun 2008, superstar Brasil hanya mampu membawa Barça di urutan ketiga La Liga dan harus tunduk oleh Madrid di "el pasillo" dengan score 4-1. Dia dijual dimusim panas yang sama, dan pelatih Frank Rijkaard pergi dari Barça.
 
                                         (7 May 2008 El Derbi Del Pasillo)


      15. Samuel Eto’o Tidak Mundur dan Ditukar untuk Ibrahimovich Pada 2009 
           Samuel Eto'o mencetak 36 gol untuk Barcelona di musim 2008/2009, termasuk satu gol difinal UCL melawan Manchester United. Dengan satu tahun tersisa di kontraknya, ia meminta Joan Laporta meningkatkan gaji untuk mencocokkan dg Lionel Messi. Laporta, tidak ingin mengganggu struktur gaji Barça, memutuskan untuk tidak memberinya kenaikan gaji, dan memasukkan Eto'o dalam kesepakatan seharga  €42 juta ditambah striker Kamerun itu untuk transfer striker Inter Ibrahimovic senilai €62 juta. Semusim kemudian, ketika Eto'o masih mencetak gol, Zlatan dijual ke AC Milan sebesar € 24 juta, dan Barcelona membeli striker Valencia David Villa sebesar € 40 juta.
     
CMIIW, tapi Barcelona telah menghabiskan hampir €60 juta (tidak termasuk gaji) untuk menggantikan Singa Tak Terkalahkan (dan tanpa bisa sepenuhnya melakukan itu sebelumnya).

Samuel Eto'o

Writer : Andres Ehrli

Source : http://bleacherreport.com

Another Source : http://www.wikipedia.org/

Original Version : http://bit.ly/vkr7JY

Translator : Nabilla Putri Ganu